Vitamin A

Posted on

Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita.

Vitamin berdasarkan kelarutannya di dalam air :
– Vitamin yang larut di dalam air : Vitamin B dan Vitamin C
– Vitamin yang tidak larut di dalam air : Vitamin A, D, E, dan K atau disingkat Vitamin ADEK.

VITAMIN A.

Menurut dokter spesialis anak, dr. A.A Ngr. Prayoga, vitamin A juga berperan dalam epitil, misalnya pada epitil saluran pencernaan dan pernapasan serta kulit. Seperti vitamin lainnya, vitamin A dapat diperoleh dari berbagai sumber serta terdapat dalam dua macam bentuk, yakni retinol dan betacarotene. Retinol dapat dimanfaatkan langsung oleh tubuh karena umumnya sumber retinol diperoleh dari makanan hewani, seperti telur, hati, atau minyak ikan yang mudah dicerna dalam tubuh. Agar kebutuhan vitamin A balita tercukupi, tiap hari perlu mengonsumsi 10-15 gram daging

-Struktur vitamin

vitamina

Fungsi Vitamin A

Fungsi mata berkurang menjadi hemeralopia atau noctalmia yang oleh awam disebut buta senja atau buta ayam, tidak sanggup melihat pada cahaya remang-remang. Pada stadium lanjut maka mengoreng karena sel-selnya menjadi lunak yang disebut keratomalasia dan dapat menimbulkan kebutaan.

Fungsi vitamin A sebenarnya mencakup 3 fungsi yakni fungsi dalam proses melihat, dalam proses metabolisme, dan proses reproduksi. Gangguan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin A yang menonjol, khususnya di Indonesia adalah gangguan dalam proses melihat yang disebut xerophthalmia ini.

Berperan dalam pertumbuhan “bakal gigi”, penjaga kesehatan dan fungsi mata, membantu sintesa protein dan membantu pembentukan hormon steroid sebagai pengatur fungsi reproduksi.

Fungsi dalam tubuhSangat berperan dalam menjaga bola mata untuk tetap membantu proses penglihatan, sangat dibutuhkan oleh anak kecil saat pertumbuhan karena juga membantu proses pertumbuhan tulang dan gigi serta membantu dan menjaga kulit dan selaput lendir tidak mudah kering. Dampak kekurangan Mata dan semua selaput lendir mudah mengering serta kulit terlihat menjadi lebih kasar permukaannya, kulit ari mudah mengelupas, terjadi rabun malam jika sangat kekurangan, pertumbuhan tulang dan gigi terganggu, gigi mudah rusak atau membusuk.MakananTelur, hati, susu, sayuran hijau dan margarineKebutuhanVitamin ini tidak mudah larut dalam air tetapi larut dalam lemak sehingga vitamin ini dapat disimpan dalam tubuh misal dibawah permukaan kulit ataupun dalam bola mata. Sedang kebutuhan yang dianjurkan adalah 5.000 IU

Vitamin A juga berfungsi menjaga integritas atau keutuhan sel darah merah. Karena itu, kekurangan vitamin A juga memicu timbulnya penyakit anemia. “Jika kekurangan vitamin A, sel darah tak mampu bertahan lama sehingga umurnya menjadi pendek dan mudah pecah. Karena kondisi ini, tubuh menjadi kekurangan zat besi atau darah merah. Selain itu, vitamin A juga berpengaruh terhadap sumsum tulang belakang yang berfungsi sebagai tempat memroduksi sel darah merah. Jika vitamin A kurang, maka sumsum tulang belakang tak mampu memroduksi sel darah merah, sehingga terjadilah anemia,

-Sumber

Dalam makanan

Kandungan vitamin A sebenarnya banyak terdapat dalam bahan makanan kita. Bahan makanan yang mengandung vitamin A dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Bahan Makanan

SI/100gram

Bahan Makanan

SI/100gram

Bahan makanan nabati :

Bahan makanan hewani :

Jagung muda, kuning, biji

117

Ayam

810

Jagung kuning panen baru, biji

440

Hati sapi

43900

Jagung kuning panen lama, biji

510

Ginjal sapi

1150

Ubi rambat, merah

7700

Telur itik

1230

Lamtoro, biji muda

423

Ikan segar

150

Kacang ijo kering

157

Daging sapi kurus

20

Wortel

12000

Buah :

Bayam

6000

Apokat

180

Daun melinjo

10000

Belimbing

170

Daun singkong

11000

Mangga masak pohon

6350

Genjer

3800

Apel

90

Kangkung

63000

Jambu biji

25

Tabel Daftar Bahan Makanan Sumber Vitamin A/Karoten

Ada perbendaan bentuk antara vitamin A yang terkandung dalam bahan makanan hewani dan nabati. Bahan makanan hewani mengandung vitamin A dalam bentuk yang mempunyai aktivitas yang disebut preformed vitamin A. sedangkan dalam bahan makanan nabati mengandung vitamin A dalam bentuk pro-vitamin A atau prekursor vitamin A yang terdiri dari ikatan karoten. Sumber vitamin A preformed yang dipekatkan biasa digunakan sebagai obat suplemen vitamin A.

-Kekurangan Vitamin A

Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan konsekuensi yang serius. Hal ini biasanya disertai kekurangan protein dan mineral seng. Vitamin A dapat disimpan didalam tubuh selama setahun. Hal ini berarti bahwa gejala kekurangan tidak tampak segera setelah berhentinya konsumsi dari vitamin ini. Bagaimanapun, jika hal ini tampak setelah waktu yang lama dari saat tidak ada konsumsi, gejalanya mungkin sangat jelas dan berat.

Satu dari gejala pertama adalah kebutaan di malam hari. Jika kekurangan berlanjut, hal ini juga dapat berperan dalam penurunan fungsi kornea dan menyebabkan kebutaan. Kekurangan vitamin ini juga dapat mencegah pertumbuhan tulang, atau menyebabkan perubahan bentuk tulang, membentuk celah dan kerusakan pada gigi dan terhentinya pertumbuhan sel-sel pembentuk gigi. Anemia merupakan akibat yang lain. Sebagai tambahan, defisiensi ini mempengaruhi sistem tulang dan syaraf, dan dapat mengakibatkan kelumpuhan.

Keracunan

Keracunan vitamin A terjadi pada saat protein yang mengikatnya telah terpenuhi sehingga vitamin A yang bebas dapat menyerang sel-sel tubuh. Hal ini biasanya tidak terjadi jika vitamin berasal dari makanan sehari-hari, tetapi hal ini dapat terjadi jika seseorang menggunakan suplemen. Gejala-gejalanya adalah mual, muntah, nyeri pada perut, diare dan kehilangan berat badan. Sistem syaraf dan otot juga bisa dipengaruhi, menyebabkan gejala seperti kehilangan nafsu makan, sifat mudah marah, lelah, susah tidur, gelisah, sakit kepala dan lemah otot.

Penyakit akibat kekurangan Vitamin A

1.Xerophthalmia (Defisiensi Vitamin A)

Penyakit ini disebabkan karena kekurangan konsumsi vitamin A didalam tubuh. Gejala-gejala penyakit ini adalah kekeringan epitel biji mata dan kornea karena glandula lakrimalis menurun. Terlihat selaput bola mata keriput dan kusam bila biji mata bergerak.

Oleh sebab itu penanggulangan defisiensi kekurangan vitamin A yang penting disini ditujukan kepada pencegahan kebutaan pada anak balita. Program penanggulangan xerophthalmia ditujukan pada anak balita dengan pemberian vitamin A secara cuma-cuma melalui puskesmas dan / atau posyandu. Disamping itu program pencegahan dapat dilakukan melalui penyuluhan gizi masyarakat tentang makanan-makanan sebagai sumber vitamin.

Sumber:

(biologie.alpha-district.de)

(www.food-info.net)

(lik/cybertokoh.com)

(whandi.net)

(www.vivo.colostate.edu)

Silahkan beri tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s