Detik- Detik Saat Pengumuman

Posted on

15 Juli 2009 adalah Tanggal saat pengumuman UN SMA 2009 tiba, disaat semua dag dig dug menunggu pengumuman tak terkecuali aku. Malam sebelum pengumuman aku dapat sms banyak dari temanku yang isinya

“Sms dari p hari(wakasek kurikulum.red) pengumuman kelulusan jadi hari senin 15 juni 2009 jam 08.30  memakai pakaian muslim. Tolong sampaikan ke teman2 lainnya.Trims”

Dengan semangat Optimis aku pasti lulus, langsung aku forward dan aku kirimkan ke teman2. Pada malam itu jika ada guru datang ke rumah siswa berarti siswa itu tidak lulus. Jam 8 malam, aku tunggu tidak ada guru, jam 9 tidak ada guru kerumah aku langsung ambil kesimpulan kalo aku lulus. Aku tidur dengan nyamannya meski hati dag dig dug menunggu kepastian.

Keesokan harinya,

Seusai shalat subuh, aku membuka pintu gerbang, jendela. Langsung aku tidur2an. Waktu menujukkan 05.30 ada penjaga sekolahku yang mengantar undangan ke rumah. Aku langsung Down dan aku langsung yakin kalau aku tidak lulus.

Isi surat itu menyebutkan kalau orang tuaku harus kesekolah pukul 06.30 acara informasi kelulusan. Aku tau bahwa kelulusan masih jam 08.30,dalam hati kecilku bertanya kenapa kok dimajukan?aku semakin yakin aku tidak lulus.

Setelah sampai disana ayahku yang masuk,aku tidak masuk karena ku tidak berseragam. Sekitar 15 menit lamanya aku menunggu diluar sedangkan ayahku bertemu dengan wakasek kurikulum dan kepala sekolah, saat menunggu itu aku bertemu teman sekelasku, aku Tanya “kamu dapat surat apa tidak” dia malah Tanya balik “surat apa?”. Sontak aku langsung berkata “Kamu Lulus”. Setelah pembicaraan itu,ayah keluar, aku langsung mengambil sepeda dari parkiran. Tanpa kata2 ayah mengajakku pulang. Aku pun enjoy aja karena tidak nampak kesedihan di wajah ayahku. Padahal aku sudah tau hasilnya yaitu tidak lulus. Aku diajak ayah untuk beli pipa. Aku pun ikut saja, di sepanjang jalan ayah diam seribu bahasa.setelah pulang aku diajak untuk memasang pipa. Ditengah aku dan ayah mengerjakan pipa,aku diberi tahu kalau aku tidak lulus. Mau bgmn lagi. Keyakinanku tidak salah berarti. Aku hanya sedih, tanpa meneteskan air mata. Karena semua keputusan itu datang dari Allah. Aku yakin suatu saat pasti ada hikmah besar.

Banyak sms 2 yang masuk ke hapeku yang memberi support aku.

Berikut sebagian Sms dari teman2ku

“Saat aku minta kepada ALLAH setangkai bunga indah DIA beri kaktus berduri. . .

Aku minta bintang mungil, DIA beri aku ulat berbulu. . .

Namun kaktus itu berbunga indah dan ulat- ulat berubah menjadi kupu- kupu yang sangat cantik. Itulah jalan ALLAH indah pada waktunya. . .

kadang kita sedih , kecewa dan terluka tapi jauh diatas segalanya DIA sedang merajut yang terbaik untuk jalan kehidupan kita. ,. . “(Titin-Tegal)

“Apapun yang terjadi patut disyukuri

Disebuah kerajaan  terdapat seorang raja yang sangat gemar berburu pada suatu hari  jari tengah raja patah karena berburu. Saat pulang ke istana, raja bercerita pada penasehat soal kecelakaan itu. APa yang terjadi dengan penasehat setelah mendengar cerita Raja, dia hanya tersenyum dan berkata

” Apapun yang terjadi patut disyukuri”

Mendengar tanggapan itu, raja marah besar dan berkata

“Kurang ajar kamu! Aku celaka kamu malah bilang patut disyukuri!”

Akhirnya raja mengutus pengawal untuk memasukkan penasehat dipenjara bawah tanah. Beberapa hari kemudian raja mengangkat penasehat baru dan mengajaknya berburu . Saat ditengah hutan raja dan rombongan ditangkap oleh suku pedalaman untuk dijadikan persembahan dewa mereka. Saat akan dijadikan persembahan mereka diperiksa terlebih dahulu, melihat jari tengah raja tidak ada , sehingga tidak bisa dijadikan persembahan. Akhirnya raja dibebaskan, namun penasehat yang buru dijadikan persembahan. Setelah bebas, raja lekas pulang ke istana, dan langsung membebaskan penasehat lamanya. Penasehat bingung. Lalu raja menceritakan semuanya. Raja berterimakasih pada penasehat karena dia telah berkata bahwa apapu patut disyukuri,karena kecelakaan itu sang raja tidak dijadikan sebagai persembahan. Mendengar hal itu penasehat langsung memeluk raja dan berterimakasih karena telah memenjarakan dia,kalau tidak mungkin dia jadi persembahan.”(Astrilia-Banyuwangi)

“Dim Allah tu gag pnah menciptakan dg sia2 pasti dibalik peristiwa yang menimpa km ad maksd baik yg gag km kta tw. . . Percayalah . . . Alla maha pengasih lagi maha penyayang”(Weni-Genteng)

“Ketika segalax mnjd tak msk akal&kau merasa tertekan Allah dapat menenangkanmu. Ktika kau sdh menangis sekian lama &hatimu msh terasa sedih, Allah sdh mnghg air matamu. Ktika kau piker bhwa hdpmu sdg mnunggu ssuatu &wkt trasa brjalan bgtu ja, Allah mnunggu bersamamu. Ktka kau bhwa mimpimu belum tergenapi&kau sdh mncb sgalanya& tak tau hrs berbuat apa, Allah tau pa yang ada d dpnmu&Dia sgd mmpersiapkan yg trbaik untukmu. Keep on spirit. Q prcy Allah dah rencanain hal trbaik bwt dimas J”(Dwi – Jember)

“Anakku Dimas. .Ibu melihat usahamu. Ibu mendengar doamu. Ibu tahu kepasrahanmu. Semua. . . .adalah rahasia ilahi. .Anakku dimas . . . Berdiri dan songsonglah matahari. Dan ibu selalu menanti keberhasilanmu di suatu hari. Semoga.AMIN (Bu khusnul- Guru BK Sman1banyuwangi)

Banyak sms yang gak mungkin aku tulis disini yang member semangat aku, tak jarang juga guru 2 memberi support aku dan berkata”aku bangga dengan kamu Rahmadinata”. Apalagi setelah aku dapat telpon dari guru bahasa indonesiaku (Bu Nuch Bachbaroroh) semangat dan keyakinanku bertambah, bahwa suatu hari nanti aku akan sukses. Untuk semuanya terimakasih, aku tetap tegar, kuat. Untuk teman2 yang gagal dalam UN seperti aku jangan berkecil hati, hasil tersebut bukanlah penentu kesuksesan, perjalanan kita masih panjang. Janganlah kau frustasi pertahankan Imanmu. Kita sedang diuji,kita adalah orang2 pilihan Allah. Jangan terlalu sedih, mulai bangkit. Saya teringat oleh perkataan tentor saya “Jadikan hasil itu sebagai batu pijakan, Jangan dijadikan batu sandungan.” Dan pasti kita kuat! ! Semangat! ! Untuk temanku yang lulus UN janganlah kau sombong, bersyukurlah, tetap lanjutkan cita-citamu,berdoalah pasti Allah akan mendengar doamu. Untuk yang lulus namun nilainya kecil jangan berkecil hati jangan selalu melihat nilai yang tinggi tapi lihatlah dibawah kamu masih banyak, tetap bersyukur.

”Aku gagal, Karena aku tidak pernah merasakan kegagalan (Rahmadinata)”

“Kegagalan itu dekat dengan keberhasilan” Believe it! ! !

One thought on “Detik- Detik Saat Pengumuman

    […] dan orang tuanya dipanggil diberitahu, bahwa anaknya tidak LULUS UN. Malam sebelum Detik Detik Pengumuman saya selingi oleh Berdoa kepada Allah ( meskipun telat ya, yang semestinya dilakukan sebulan yang […]

    Suka

Silahkan beri tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s