isra’ nabi muhammad

Posted on Updated on

Sering kita mendengar shalawatan, atau tarhim. pertanda waktu shalat telah tiba. Namun, kita tidak menyadari arti/ makna sesungguhnya dari shalawat tarhim. jika kita mengetahui arti/ makna nya kita tidak akan bosan- bosan mendengar lantunan shalawat tarhim
berikut teks dan terjemahan Tarhim:

Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk
Yâ imâmal mujâhidîn yâ Rasûlallâh
Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk
Yâ nâshiral hudâ yâ khayra khalqillâh
Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk
Yâ nâshiral haqqi yâ Rasûlallâh
Ash-shalâtu was-salâmu ‘alâyk
Yâ Man asrâ bikal muhayminu laylan nilta mâ nilta wal-anâmu niyâmu
Wa taqaddamta lish-shalâti fashallâ kulu man fis-samâi wa antal imâmu
Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman
Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman wa sai’tan nidâ ‘alaykas salâm
Yâ karîmal akhlâq yâ Rasûlallâh
Shallallâhu ‘alayka wa ‘alâ âlika wa ashhâbika ajma’în

Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu
Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi
Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu
dan engkau menjadi imam
Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu
dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.

subhanllah, dalam suatu riwayat diceritakan bahwa rasul di isra’kan dari mekkah ke masjidil aqsa seperti
bulan bercahaya di tengah kegelapan malam, dalam perjalanannya rasul mengalami beberapa peristiwa yang banyak sekali diantaranya wangi semerbak, masithoh( tukang sisir anak fir’aun), kenapa bisa semerbak ya jibril?”tanya Rasullulah.
jibril menjawab ” ya rasul, ketika masithoh menyisir anak fir’aun sisirnya terjatuh dan dia mengambil sisirnya dengan berkata bismillah,
lalu anak firaun bertanya” apakah ada allah selain ayahku?”
dengan tegas mashitoh menjawab “naam, rabbi, rabbuki, rabb abiki, Allah( ya, tuhanku, tuhan mu dan tuhan ayahmu yaitu allah)
anak firaun berkata” akan aku adukan pada ayahku ” dan mashitoh si tukang sisir itu menjawab laporkan!
firaun mendengar ini marah dan memanggil keluarga masithoh, suami, dan anak. telah disiapkan sebuah tungku besar didalamnya terdapat air mendidih.
lalu suami mashitoh ditenggelamkan kedalam tungku tersebut. terdengar suara jeritan yang perlahan tidak terdengar,lalu firaun bertanya bagaimana apakah ada tuhan selain aku???
mashitoh menjawab “naam, rabbi, rabbuki, Allah( ya, tuhanku, tuhan mu, yaitu allah)
lalu di tenggelamkan pula anak mashitoh kedalam tungku tersebut. terdengar suara jeritan yang perlahan tidak terdengar,lalu firaun bertanya bagaimana apakah ada tuhan selain aku???
mashitoh menjawab “naam, rabbi, rabbuki, Allah( ya, tuhanku, tuhan mu, yaitu allah)
giliran mashitoh ditenggelamkan, sempat mundur, karena beliau menggendong bayi, yang dalam pikirannya bahwa bayi itu masih berhak hidup dan belum tau apa2,

namun tiba2 bayi itu berkata, jangan begitu bu, lanjutkan !
akhirnya mashitoh pun loncat dan tersebar wangi harum,

selain kisah itu ada juga peristiwa orang yang memukuli kepalanya dengan batu Rasul bertanya pada malaikat jibril “kenapa itu yaa jibril?”
Jibril menjawab itu adalah orang yang susah disuruh bersujud pada allah
ada juga kisah orang yang menanam pohon, berbuah, dan memanen pada waktu itu juga rasul bertanya pad jibril pohon apa wahai jibril??
jibril menjawab pohon sedekah
dan banyak lagi kisah2 lainnya.

rasul dalam isra’ beberapa kali berhenti untuk shalat 2 rakaat, diantaranya yastrib(madinah sekarang) ,bukit tursina tempat nabi musa berdialog dengan allah, di bayt al-lehm tempat nabi isa lahir

setelah sampai di masjid al-aqsa nabi pun disambut oleh banyak orang, padahal disana adalah padang rumput, bukan kawasan padat penduduk, rasul bertanya pada jibril siapa mereka yaa jibril??

mereka adalah ambiya wal mursalin( para nabi dan orang terpilih)yang jumlahnya 124.000 dan 313 rasul,menggiring nabi maju kedepan dan untuk mengimami para nabi.

setelah jibril adzan, iqamah, jibril mempersilahkan nabi untuk mengimami, para rasul, nabi bertanya ” kenapa saya ya jibril, dan seluruh ambiya warmursalin mempersilahkan beliau seperti santri mempersilahkan kiainya untuk mengimami.

tarhim mp3 dapat didownload di http://www.index-of-mp3.com/download-Doa_Salawat_Tarhim_Imsak_Subuh-iw-Doa_Salawat_Tarhim_Imsak_Subuh.html

4 thoughts on “isra’ nabi muhammad

    eemek said:
    22 Juli 2010 pukul 5:35 am

    beliau menjadi imam, karena beliau adalah nur yang pertama kali dicipta Alloh

    Suka

      rahmadinata responded:
      26 Juli 2010 pukul 4:49 am

      sip

      Suka

    Agus said:
    14 Februari 2012 pukul 4:31 am

    Terima kasih atas artikelnya. Mohon dicek lagi, apakah lafadz Yâ Man asrâ bikal muhayminu laylan sudah benar artinya Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari?

    Apa benar begini:
    Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
    Wahai (nabi) yang Al Muhaymin (Yang Maha Pelindung; nama Allah) memperjalankanmu di malam hari.

    Mohon maaf, semoga berkenan.

    Suka

      rahmadinata responded:
      9 Juli 2012 pukul 4:32 am

      terima kasih atas koreksinya🙂

      Suka

Silahkan beri tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s