usaha atau doa dahulu?

Posted on Updated on

Pagi itu saat yg tepat untuk mencari rejeki.  Ada istilah bangunlah sepagi mungkin agar rejekinya tidak dipatok ayam. Mungkin maksudnya jangan kalah sama ayam yg pagi pagi udah cari rejeki. Di pagi hari pula terkumpul doa dan harapan. Doa doa para pedagang, pegawai, siswa dan lainnya. Mereka semua berharap agar menjalani hari ini dengan lancar.

KEAJAIBAN REJEKI

“Kita tak pernah tau  usaha keberapa kita yg akan berhasil seperti kita tak pernah tau doa mana yg akan dikabulkan. Keduanya sama: perbanyaklah – @hijabAlila”

Dapat dr display picture bbm teman. Sesimple itu, iya. Simple. Doa sama usaha sama sama harus diperbanyak. Lihatlah, mlijo (jawa) atau tukang sayur didkt rumahmu. Pagi sekali mereka mengais rejeki, ketika udara masih sejuk, burung burung berkicau dengan indahnya, dan matahari masih malu menampakkan diri. Jumlah tukang sayurnya brrapa? Banyak, ada yang berdampingan. Tapi ingatlah, konsep rejeki. Perbanyak doa dan usaha. Bukan masalah mana yg terlebih dahulu. Tp perbanyaklah.

Udah. Titik.

Selamat pagi. Jember masih dingin.

Silahkan beri tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s