Menikmati Minggu terakhir menjadi Mahasiswa

Posted on Updated on

Kamis, 30 oktober 2014 – seminggu lagi saya akan mengikuti prosesi sakral yang diidam idamkan mahasiswa. Ya, Wisuda. Setelah jatuh dan sempat gak bangun bangun bergelut dengan skripsi akhirnya prosesi yang diidam idamkan itu tercapai. Ini saatnya bagi saya buat bersalaman dengan pak rektor, sayangnya tidak bisa selfie setelah salaman.

Wisuda, Bagi mahasiswa suatu perayaan yang sangat dirindukan. ketika skripsi tak kunjung kelar, ketika pertanyaan orang tua yang membuat telinga panas “Kapan Lulus, le?”. Wisuda ajang untuk berfoto, tempat bersuka ria. Sebuah Perayaan,yah hanya sebuah perayaan untuk mendapatkan secarik kertas bertuliskan Ijazah, pemindahan tali, memakai toga. Tapi…. Setelah wisuda? apakah wis (jawa) sudah? Tentu Tidak. Tantangan selanjutnya adalah melanjutkan hidup dengan bekal ilmu yang dipunya.

Pilihannya adalah dipekerjakan atau mempekerjakan. 2 pilihan yang harus ditentukan sekarang. apakah siap dipekerjakan dengan pengalaman minim? HARUS SIAP! apakah siap mempekerjakan dengan modal minim? HARUS SIAP!

Teringat teman smp saya yang merupakan arsitek dari desa Uli-ulian ( Olehsari) berikut blognya Arsitek kampung . Dia menanyakan Kemana Setelah Lulus?

“akeh lek, biso megawe, biso sekolah maning, biso rabi. Tapi isun milih golet pengalaman. mumpung mageh enom” ( Banyak bro, bisa kerja, bisa sekolah lagi, bisa menikah. Tapi saya milih cari pengalaman) Jawab saya.

iki isun magih bingung menentukan langkah,,,,enake blik ng bwi opo melalang buana sulung ta yuh,,,hahaha” (ini saya masih bingung menentukan langkah,,,, enaknya pulang ke banyuwangi apa melanglang buana dulu ya?,, hahahah”)
“mlalang buana sulung lek, golet pengalaman, kadung wareg moleh weh. banyuwangi tempat mbalik isun ambi peno lek, mugo mugo masio adoh, mageh biso kontribusi nang bwi” (melanglang buana dulu bro, cari pengalaman, kalau sudah kenyang pulang dah. Banyuwangi tempat pulang aku dan kamu bro, semoga meskipun jauh tetap bisa berkontribusi pada banyuwangi).
 
Senin Kemarin, Tanggal 27/10/2014 semacam mendapat energi super, dari alumni unej dalam acara kembali menginspirasi. ya.. setelah sekian lama melanglang buana di dalam negeri dan di luar negeri bapak Suwoko Singoastro kembali menginspirasi. Meskipun dari desa, meskipun kuliah di tempat kurang terkenal beliau mampu menjadi Top level manajemen di Bank Negara Indonesia, tbk. Ya beliau merupakan direktur Tresuri dan FI. Dari desa, Unej pula mampu mengalahkan universitas2 besar.KEREN! mulai sekarang dilarang minder. KERJA KERAS, KERJA JUJUR, KERJA CERDAS. SUKSES SUKSES SUKSES. Balik lagi di pernyataan saya
“melanglang buana dulu bro, cari pengalaman, kalau sudah kenyang pulang dah. Banyuwangi tempat pulang aku dan kamu bro, semoga meskipun jauh tetap bisa berkontribusi pada banyuwangi”
Pernyataan itu dikuatkan oleh mbak vivi adelina yang merupakan MC dalam acara tersebut dan merupakan alumni unej yang baru diwisuda 3 tahun yang lalu. Beliau mengatakan”
 
“Jangan pernah berpikir instan dalam sebuah pencapaian. Jika telah raih kesuksesan, selalu ingatlah pada kampung halaman.” – viviAdelina
 
“Teruslah mencintai Indonesia” – viviadelina
Bagaimana tidak keren kakak satu ini, baru 3 tahun dia sudah bisa menjadi presenter kuliner indonesia di metro tv. luar biasa.
dan mulai saat itulah saya bertekad untuk mewujudkan mimpi dan kembali kekampung halaman ketika sukses. saya bisa. Saya yakin Sukses! Bismillah. Wisuda, awal dari perjuangan.
 
 

Silahkan beri tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s